Rencana yang harus dilakukan sebelum
kegunung, meliputi:
1. Perijinan
Proses ini untuk kegiatan internal seperti DIKLATAMA, Seminar,
Diskusi, Perijinan ditujukan kepada:
a) Pejabat yang berwenang
secara langsung seperti Kepala Desa, Kepala Dusun, PERHUTANI (bila
wilayahnya masuk ke area Hutan Produksi) atau DINAS KEHUTANAN (DISHUT) apabila
area tersebut masuk dalam area TAHURA atau Badan Konservasi Sumber Daya Alam
(BKSDA) bila area tersebut masuk ke dalam hutan suaka atau berstatus TAMAN
NASIONAL.
b) Pihak-pihak/ Pejabat
yang tidak berada pada Pemegang kekuasaan secara langsung seperti CAMAT,
Pihak Kepolisian (POLSEK dan POLRES), hanya diberikan pemberitahuan.
c) Pihak-pihak lain yang untuk
sebagai upaya pencegahan apabila terjadi sesuatu hal yang kaitannya dengan
medis (PUSKESMAS) juga diberikan pemberitahuan
2. Pemberitahuan / permohonan ijin
Proses ini diserahkan kepada pihak
berwanang untuk kegiatan yang bersifat mendatangkan massa seperti Festival
Band, Konser Dangdut, Rapat Akbar atau yang berpotensi terjadi bentrokan dan
kerusuhan
3. Packing
Patokan umum berat
maksimal yang dapat diangkat oleh anda adalah 1/3 dari berat badan anda, tetapi
ini kembali lagi ke kemampuan fisik setiap individu.
Prinsip dasar yang mutlak dalam
mempacking adalah :
a. Pada saat backpack
dipakai, beban terberat harus jatuh ke pundak bukan di pinggang untuk menghindari cepat lelah. Jika dalam
melakukan perjalanan [misalnya pendakian gunung] kedua kaki kita harus dalam keadaan
bebas bergerak, jika salah mempacking barang dan beban terberat jatuh kepinggul
akibatnya adalah kaki tidak dapat bebas bergerak dan menjadi cepat lelah karena
beban backpack anda menekan pinggul belakang. jadi : Ingat Letakkan barang yang
berat pada bagian teratas dan terdekat dengan punggung.
b. Membagi
berat beban secara seimbang antara bagian kanan dan kiri pundak untuk tidak
menyiksa salah satu bagian pundak dan memudahkan menjaga keseimbangan dalam
menghadapi jalur berbahaya yang membutuhkan keseimbangan seperti : meniti
jembatan dari sebatang pohon, berjalan dibibir jurang, dan keadaan lainnya
c. Matras. Sebisa mungkin
matras disimpan didalam ransel untuk menghindari matras kotor dan rusak karena
nyangkut ke batang pohon dan semak tinggi
d. Kantung Plastik. untuk
mengorganisir barang barang didalam tas seperti : tempat sampah yang harus anda
bawa turun, baju basah dan lain sebagainya..
e. Menyimpan Pakaian
kotor dan bersih dimasukan ke dalam Kantung plastik ( dry - zax) agar pakaian
tidak basah dan lembab
f. Menyimpan Makanan dibungkus dengan
plastik, ditutup rapat, dan dimasukan kedalam keril, karena
monyet-monyet didekat puncak / base camp terakhir suka membongkar isi tenda
untuk mencari makanan.
g. Menyimpan Korek Api Batangan didalam bekas tempat film (photo), agar korek api anda selalu kering.
g. Menyimpan Korek Api Batangan didalam bekas tempat film (photo), agar korek api anda selalu kering.
4. Memilih dan Menempatkan Barang
a. Kelompokkan barang sesuai kegunaannya lalu tempatkan
dalam satu kantung untuk mempermudah pengorganisasiannya. Misal : alat
mandi ditaruh dalam satu kantung plastik.
b. Maksimalkan tempat yang ada,
misalkan Nesting (Panci Serbaguna) jangan dibiarkan kosong bagian dalamnya saat
dimasukkan ke dalam carrier, isikan bahan makanan kedalamnya, misal : beras dan
telur.
c. Tempatkan barang yang sering digunakan pada tempat
yang mudah dicapai pada saat diperlukan, misalnya:
rain coat/jas hujan pada kantong samping carrier.
d. Hindarkan menggantungkan barang-barang diluar carrier,
karena barang diluar carrier akan mengganggu perjalanan anda akibat
tersangkut-sangkut dan berkesan berantakan, usahakan semuanya dapat dipacking
dalam ransel.
5.
Perlengkapan Pribadi
a. Tutup
kepala/topi untuk melindungi diri dari cuaca panas
atau dingin adalah topi rimba atau topi yang punya pelindung keliling. Topi pet atau topi softball tidak direkomendasikan.
Pada cuaca dingin malam hari atau di daerah tinggi, maka penutup kepala yang
dapat memberikan rasa hangat adalah balaklava atau biasa disebut kupluk.
b. Syal-slayer berwarna
mecolok dan berbahan yang kuat serta menyerap air namun cepat kering.untuk
menghangatkan leher ketika cuaca dingin,perban darurat atau sebagai alat peraga
darurat
c. Baju yang baik adalah dari bahan yang dapat menyerap keringat
seperti planel atau paling tidak kaos dari bahan katun dan berwarna mencolok
untuk mudah diidentifikasi atau dikenali ketika hilang , tidak disarankan menggunakan baju dari bahan nilon
karena panas dan tidak dapat meyerap keringat.
d. Celana yang baik adalah
kain dengan tenunan ripstop [bila berlubang kecil tidak merembet atau robek
memanjang] tapi Bila aktivitas dilakukan di daerah pantai atau perairan juga
baik bila menggunakan bahan dari parasut tipis. . Selain celana panjang, jangan
lupa bahwa under-wear juga penting. jangan lupa juga untuk menyediakan serep
ganti.
e. Jaket digunakan untuk
melindungi diri dari dingin bahkan sengatan matahari atau hujan.
Jaket yang baik adalah model larva, yaitu jaket yang panjang sampai ke pangkal paha. Jaket ini juga biasanya dilengkapi dengan penutup kepala [kupluk]. Akan sangat baik bila jaket yang memiliki dua lapisan (double-layer) : Lapisan dalam biasanya berbahan penghangat dan menyeyerap keringat seperti wool atau polartex dan sedang lapisan luar berfungsi menahan air dan dingin.
Jaket yang baik adalah model larva, yaitu jaket yang panjang sampai ke pangkal paha. Jaket ini juga biasanya dilengkapi dengan penutup kepala [kupluk]. Akan sangat baik bila jaket yang memiliki dua lapisan (double-layer) : Lapisan dalam biasanya berbahan penghangat dan menyeyerap keringat seperti wool atau polartex dan sedang lapisan luar berfungsi menahan air dan dingin.
f. Sleeping bag terbuat dari
dua sisi, yaitu yang dingin, licin dan tahan air satu sisi, dan yang hangat dan
tebal disisi lain sebagai Tempat istirahat yang ideal
g. Sepatu (sol bawahnya
dapat menggigit ke segala arah dan cukup kaku, ada lubang ventilasi bersekat
halus) bagian depannya keras dengan tali dan kaos kaki serep bial ( suatu
saat basah) untuk melindungi tapak kaki sampai mata kaki, kulit tebal tidak
mudah sobek bila kena duri dan tidak lecet.
h. Ransel minimal 80 liter yang ramping walaupun agak tinggi, ini lebih baik
daripada yang gemuk tetapi rendah dengan memperhaikan jahitan tasnya karena
kerusakan pada jahitan terutama sabuk sandang akan berakibat sangat fatal.
i. Alat
masak, makan dan mandi, Gunakan alat dari alumunium karena cepat panas, untuk ini
nesting menjadi pilihan yang sangat baik, disamping dia ringkas dan serba guna.
Juga perlu dipersiapkan alat bantu makan lainnya (sendok, piring, dll) dan
pastikan bahan bakar untuk memasak / membuat api seperti lilin, spirtus,
parafin, dll. Jangan lupa juga siapkan phiples minum sebagai bekal perjalanan
[saat ini banyak tersedia model dan jenis phipless].
Bawalah alat mandi seperti sabun yang berkemasan tube
agar mudah disimpan dan tidak perlu membuang sampah bungkusan disembarang
tempat.
j. Obat-obatan
dan Survival Kits
# Semoga selamat sampai
tujuan dan kembali lagi dengan utuh. Amien. :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar