Welcome

Selamat Datang Di Blog Aiumiyas Dolphine

Selasa, 04 Desember 2012

bermalam di sebuah gunung itu untuk kepentingan internal organisasi atau mendatangkan massa itu gag mudah ya?



Rencana yang harus dilakukan sebelum kegunung, meliputi:

1. Perijinan
 Proses ini untuk kegiatan internal seperti DIKLATAMA, Seminar, Diskusi, Perijinan ditujukan kepada: 
a) Pejabat yang berwenang secara langsung seperti Kepala Desa, Kepala Dusun, PERHUTANI (bila wilayahnya masuk ke area Hutan Produksi) atau DINAS KEHUTANAN (DISHUT) apabila area tersebut masuk dalam area TAHURA atau Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bila area tersebut masuk ke dalam hutan suaka atau berstatus TAMAN NASIONAL.
b) Pihak-pihak/ Pejabat yang tidak berada pada Pemegang kekuasaan secara langsung seperti CAMAT, Pihak Kepolisian (POLSEK dan POLRES), hanya diberikan pemberitahuan.
c) Pihak-pihak lain yang untuk sebagai upaya pencegahan apabila terjadi sesuatu hal yang kaitannya dengan medis (PUSKESMAS) juga diberikan pemberitahuan

2. Pemberitahuan / permohonan ijin 
    Proses ini diserahkan kepada pihak berwanang untuk kegiatan yang bersifat mendatangkan massa seperti Festival Band, Konser Dangdut, Rapat Akbar atau yang berpotensi terjadi bentrokan dan kerusuhan

 3. Packing
     Patokan umum berat maksimal yang dapat diangkat oleh anda adalah 1/3 dari berat badan anda, tetapi ini kembali lagi ke kemampuan fisik setiap individu.
    Prinsip dasar yang mutlak dalam mempacking adalah : 
a. Pada saat backpack dipakai, beban terberat harus jatuh ke pundak bukan di pinggang untuk menghindari cepat lelah. Jika dalam melakukan perjalanan [misalnya pendakian gunung] kedua kaki kita harus dalam keadaan bebas bergerak, jika salah mempacking barang dan beban terberat jatuh kepinggul akibatnya adalah kaki tidak dapat bebas bergerak dan menjadi cepat lelah karena beban backpack anda menekan pinggul belakang. jadi : Ingat Letakkan barang yang berat pada bagian teratas dan terdekat dengan punggung.
b. Membagi berat beban secara seimbang antara bagian kanan dan kiri pundak untuk tidak menyiksa salah satu bagian pundak dan memudahkan menjaga keseimbangan dalam menghadapi jalur berbahaya yang membutuhkan keseimbangan seperti : meniti jembatan dari sebatang pohon, berjalan dibibir jurang, dan keadaan lainnya
c. Matras. Sebisa mungkin matras disimpan didalam ransel untuk menghindari matras kotor dan rusak karena nyangkut ke batang pohon dan semak tinggi 
d. Kantung Plastik. untuk mengorganisir barang barang didalam tas seperti : tempat sampah yang harus anda bawa turun, baju basah dan lain sebagainya..
e. Menyimpan Pakaian kotor dan bersih dimasukan ke dalam Kantung plastik ( dry - zax) agar pakaian tidak basah dan lembab
f. Menyimpan Makanan dibungkus dengan plastik, ditutup rapat, dan dimasukan kedalam keril, karena monyet-monyet didekat puncak / base camp terakhir suka membongkar isi tenda untuk mencari makanan.
g. Menyimpan Korek Api Batangan
didalam bekas tempat film (photo), agar korek api anda selalu kering.

4. Memilih dan Menempatkan Barang
a. Kelompokkan barang sesuai kegunaannya lalu tempatkan dalam satu kantung untuk mempermudah pengorganisasiannya. Misal : alat mandi ditaruh dalam satu kantung plastik. 
b. Maksimalkan tempat yang ada, misalkan Nesting (Panci Serbaguna) jangan dibiarkan kosong bagian dalamnya saat dimasukkan ke dalam carrier, isikan bahan makanan kedalamnya, misal : beras dan telur.
c. Tempatkan barang yang sering digunakan pada tempat yang mudah dicapai pada saat diperlukan, misalnya: rain coat/jas hujan pada kantong samping carrier. 
d. Hindarkan menggantungkan barang-barang diluar carrier, karena barang diluar carrier akan mengganggu perjalanan anda akibat tersangkut-sangkut dan berkesan berantakan, usahakan semuanya dapat dipacking dalam ransel.

 5. Perlengkapan Pribadi
a.    Tutup kepala/topi untuk melindungi diri dari cuaca panas atau dingin adalah topi rimba atau topi yang punya pelindung keliling. Topi pet atau topi softball tidak direkomendasikan. Pada cuaca dingin malam hari atau di daerah tinggi, maka penutup kepala yang dapat memberikan rasa hangat adalah balaklava atau biasa disebut kupluk.
b.  Syal-slayer berwarna mecolok dan berbahan yang kuat serta menyerap air namun cepat kering.untuk menghangatkan leher ketika cuaca dingin,perban darurat atau sebagai alat peraga darurat
c.    Baju yang baik adalah dari bahan yang dapat menyerap keringat seperti planel atau paling tidak kaos dari bahan katun dan berwarna mencolok untuk mudah diidentifikasi atau dikenali ketika hilang , tidak disarankan menggunakan baju dari bahan nilon karena panas dan tidak dapat meyerap keringat. 
d.    Celana yang baik adalah kain dengan tenunan ripstop [bila berlubang kecil tidak merembet atau robek memanjang] tapi Bila aktivitas dilakukan di daerah pantai atau perairan juga baik bila menggunakan bahan dari parasut tipis. . Selain celana panjang, jangan lupa bahwa under-wear juga penting. jangan lupa juga untuk menyediakan serep ganti.
e.    Jaket digunakan untuk melindungi diri dari dingin bahkan sengatan matahari atau hujan.
Jaket yang baik adalah model larva, yaitu jaket yang panjang sampai ke pangkal paha. Jaket ini juga biasanya dilengkapi dengan penutup kepala [kupluk]. Akan sangat baik bila jaket yang memiliki dua lapisan (double-layer) : Lapisan dalam biasanya berbahan penghangat dan menyeyerap keringat seperti wool atau polartex dan sedang lapisan luar berfungsi menahan air dan dingin. 
f.     Sleeping bag terbuat dari dua sisi, yaitu yang dingin, licin dan tahan air satu sisi, dan yang hangat dan tebal disisi lain sebagai Tempat istirahat yang ideal
g.  Sepatu (sol bawahnya dapat menggigit ke segala arah dan cukup kaku, ada lubang ventilasi bersekat halus) bagian depannya keras dengan tali dan kaos kaki serep bial (  suatu saat basah) untuk melindungi tapak kaki sampai mata kaki, kulit tebal tidak mudah sobek bila kena duri dan tidak lecet.
h.    Ransel minimal 80 liter yang ramping walaupun agak tinggi, ini lebih baik daripada yang gemuk tetapi rendah dengan memperhaikan jahitan tasnya karena kerusakan pada jahitan terutama sabuk sandang akan berakibat sangat fatal.
i.      Alat masak, makan dan mandi, Gunakan alat dari alumunium karena cepat panas, untuk ini nesting menjadi pilihan yang sangat baik, disamping dia ringkas dan serba guna. Juga perlu dipersiapkan alat bantu makan lainnya (sendok, piring, dll) dan pastikan bahan bakar untuk memasak / membuat api seperti lilin, spirtus, parafin, dll. Jangan lupa juga siapkan phiples minum sebagai bekal perjalanan [saat ini banyak tersedia model dan jenis phipless]. 

Bawalah alat mandi seperti sabun yang berkemasan tube agar mudah disimpan dan tidak perlu membuang sampah bungkusan disembarang tempat.
j.      Obat-obatan dan Survival Kits

# Semoga selamat sampai tujuan dan kembali lagi dengan utuh. Amien. :D